Non-Kode
Judul halaman ini sebelumnya adalah "Uncontrollable Ramblings". Duh, gimana ya... dalam satu tahun pertama usia situs ini ternyata ocehan saya terbukti jinak dan mudah dikendalikan. Maka judul halaman dan metode edit saya ganti. Menu yang tersedia...
C/C++
Tentang penggunaan beberapa pustaka yang ditulis dengan bahasa C/C++. Yang pertama: wxWidgets!
Kompiler
(W.I.P). Berisi berbagai topik tentang desain bahasa pemrograman dan perakitan kompiler. Rencana tujuan akhir: deskripsi semantik dan implementasi kompiler untuk dua buah bahasa pemrograman (terinterpretasi/terkompilasi, belum tahu) yang saling berbeda: yang satu imperatif, yang lain fungsional. Mungkin hasil akhir ini nantinya tidak seberapa menarik, tapi tunggu saja... setiap kali mengingat topik ini, berbagai inspirasi dari bahasa-bahasa pemrograman favorit terlintas di kepala, brighten up my day.
Python
Python! Saya suka bahasa ini. Ada sedikit Lisp, PHP dan C++ di sini, dan banyak potensinya yang belum saya dalami. Jumlah tulisan di sini belum akan saya tambah; nanti, pastinya.
Dasar Pemrograman GUI dengan Python dan Tkinter. Dengan distribusi dasar satu bahasa terinterpretasi saja Anda sudah dapat membuat aplikasi GUI multiplatform? Hanya Python yang bisa melakukannya (Java GUI is dead).
Blender
I love Blender! Kemampuan 3D-modelling saya memang tidak seberapa, karena sebagian besar waktu saya adalah untuk coding; tapi seiring waktu rasio antara fitur dan ukuran file semakin mencapai perbandingan yang gila-gilaan. Game engine, physics engine, 3D modeller, video sequence editor, kompositor video dan material berbasis node... Kemampuan saya kepuntal-puntal mengejar penambahan fitur di setiap rilis.
Esai
Yay, Adhi Hargo menulis “esai”? Topiknya nggak berat-berat, kok. Dan hanya saat topik tersebut benar-benar membuat “gatal”. Tanpa review pihak ketiga, tanpa banyak menimbang kata-kata, pokoknya tulis.
Dilema Membaca Program bagi Programmer Pemula. Meskipun harus diakui selalu ada kode sumber program yang sulit kita cerna, baik karena mekanisme yang belum kita pahami, bahasa pemrograman yang asing, atau faktor-faktor lain yang sulit diantisipasi seperti perangkat proprietary yang belum kita kuasai penggunaannya, kesulitan membaca kode sumber lebih sering dialami oleh programmer pemula. “Alah bisa karena biasa,” but the devil is in the detail: bagaimana cara agar perjalanan seseorang membiasakan diri membaca kode program dapat dilalui dengan lebih mudah? Baru segelintir skenario yang saya temukan.
Bagaimana Harus Berhadapan dengan Flashdisk. Flashdisk adalah media penyimpanan yang, meskipun akhir-akhir ini kapasitasnya mulai menyaingi harddisk, tidak jauh berbeda dari media penyimpanan lepas-pasang lainnya: sangat rentan terhadap kerusakan data. Tulisan ini mendaftar beberapa hal yang dapat dilakukan agar selalu yakin bahwa data Anda aman.
Budaya Mailing-List Kita. Godawful essay about a godawful forum, dipertahankan untuk memperlihatkan sejarah keadaan emosi saya. Setahun setelah menulis esai ini, saya sudah nggak banyak peduli dengan topik dari esai ini. Tapi tiap kali berkunjung ke situs agregat milis pemrograman Indonesia makin eneg saja. Apa lagi milis yang satu itu...
Lain-Lain
Normalisasi Database. Saya tahu, untuk database ukuran besar perlu metode yang lebih ilmiah, dengan biaya konsultan lebih banyak. Yang ini untuk poor man's database.
PSTricks Quick Reference. Referensi cepat untuk PSTricks, sebuah paket pemrograman grafik PostScript dalam LaTeX.
All contents of this site are made by me,
Adhi Hargo, unless noted otherwise.
Seluruh halaman dalam situs ini dibuat oleh Adhi Hargo,
kecuali orangnya bilang sebaliknya.